Perusahaan tambang terbesar kedua sejagad dituduh melakukan kegiatan spionase di China.  Beberapa eksekutif Rio Tinto di tangkap pihak berwajib dan dituduh melakukan persekongkolan dengan eksekutif baja China yang memberi informasi buat memperkuat Rio dalam negosiasi harga.  Rio juga disebut menerima kelebihan bayar selama 6 tahun sebesar $ 102 milyar.

Para eksekutif Rio Tinto, Stern Hu, seorang WN Australia dan 3 orang rekan WN China Liu Caikui, Ge Minqiang and Wang Yong,  harus menghadapi dakwaan pasal-pasal  spionase dan penyuapan oleh jaksa. Kalau nanti terbukti mereka dapat mendekam di hotel prodeo selama 7 tahun. Mereka sudah ditahan selama 5 minggu karena diduga memata-matai pertambangan baja pemerintah China.  Sam Walsh dari Rio menolak tuduhan-tuduhan itu, tidak ada bukti-bukti yang mendukung tuduhan suap dan mata-mata itu, katanya.

Para analist pertambangan mengatakan ini merupakan tekanan China agar menyetujui  diskon lebih besar dan juga mau menghukum Rio yang membatalkan deal $ 19,5 milyar dengan BUMN tambang China, Chinalco.

Iklan